Contoh Proposal PTK

PROPOSAL

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

(PTK)

EFEKTIFITAS METODE PEMBERIAN TUGAS DALAM PENGAJARAN IPA BAGI SISWA KELAS VI

SD SARIYOSO WONOSOBO

Di susun oleh:

  1. A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan secara umum adalah suatu proses dimana suatu bangsa mempersiapkan generasi mudanya untuk menjalankan kehidupan dan untuk memenuhi tujuan hidup secara efektif dan efisien. Pendidikan dalam hal ini bukan hanya sebuah pengajaran yang berorientasi pada kecakapan individu teoritis (teoritis individual), akan tetapi pendidikan lebih ditekankan kepada individual practice. Mampu membawa diri beradaptasi dengan lingkungan, serta dapat memberikan kreatifitas yang bermakna terhadap diri, keluarga, masyarakat dan lingkungan sekitar.

Rumusan mengenai sasaran yang ingin dicapai dalam pelaksanaan proses pendidikan dan pengajaran di Indonesia mengacu pada tujuan pendidikan nasional yang telah dirumuskan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional serta Garis-Garis Besar Haluan Negara Republik Indonesia dengan ketetapan MPR Nomor II/ MPR/1993, bidang pendidikan bahwa:

“Pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas kreatif, terampil, berdisiplin, beretos kerja, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani. Pendidikan nasional juga harus menumbuhkan jiwa patriotik dan mempertebal rasa cita tanah air, meningkatkan semangat kebangsaan dan kesetiakawanan sosial serta kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap menghargai jasa para pahlawan, serta berorientasi masa depan”.

Untuk merealisasikan tujuan pendidikan seperti yang telah dipaparkan di atas, tentunya diperlukan upaya maksimal dari berbagai pihak, dalam melihat tugas dan tanggung jawab pendidikan itu, tanpa harus terikat dengan kondisi formal pendidikan semata.

Perlu dipahami bahwa indikator keberhasilan suatu proses pendidikan dan pengajaran tentunya tidak hanya terbatas pada sederetan angka-angka prestasi belajar, akan tetapi harus terkait dengan kemampuan seseorang anak didik merefleksikan program belajarnya dalam bentuk aplikasi sikap positif melalui serangkaian aktivitas yang selektif dan efektif.

Dalam prestasi yang demikian itu, maka kita dapat memahami bahwa aspek nilai yang ditransfer dalam dunia pendidikan dan pengajaran harus selalu terkait dengan unsur pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diproyeksikan melalui kurikulum dan silabus pengajaran, untuk selanjutnya dioperasionalisasikan melalui kegiatan pengajaran.

Kenyataan empiris proses pendidikan dan pengajaran yang dikembangkan di berbagai lembaga pendidikan menunjukkan bahwa penerapan pola pendidikan dan pengajaran yang tepat, tampaknya masih kurang mendapat perhatian yang memadai dari tenaga pengajar. Sehingga proses pengajaran cenderung tidak relevan dengan pola pendekatan atau metode pengajaran yang digunakan. Hal ini menyebabkan sisi kualitas pengajaran yang diharapkan kurang terpenuhi. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk melihat efektivitas suatu pendekatan dan metode pengajaran proses belajar mengajar yang dilakukan dapat berhasil guna dan memudahkan bagi siswa dalam memahami   suatu disiplin ilmu atau mata pelajaran diterimanya.

Berdasarkan dari pemikiran di atas, penulis dengan segenap kemampuan untuk mencoba melakukan suatu penelitian sekitar penggunaan metode pemberian tugas dalam pengajaran IPA yang oleh penulis diduga meningkatkan hasil belajar siswa.

B.   Rumusan Masalah

Berdasrkan pada latar belakang di atas, maka pokok masalah dalam penelitian adalah :

  1. Bagaimana efektifitas metode pemberian tugas dalam pengajaran IPA bagi siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo.
  2. Bagaimana pengaruh pemberian tugas setiap akhir pertemuan terhadap hasil belajar IPA siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo
  3. Faktor-faktor apa yang dapat menghambat pemahaman siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo terhadap mata pelajaran IPA.

C.   Tujuan Penelitian

Tujuan dalam penelitian difokuskan pada pembahasan untuk mengetahui :

  1. Efektifitas dari pelaksanaan metode pemberian tugas dalam pengajaran IPA bagi siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo.
  2. Pengaruh dari pelaksanaan metode pemberian tugas terhadap hasil belajar IPA siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo
  3. Faktor-faktor yang dapat menghambat pemahaman siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo terhadap mata pelajaran IPA.

D.  Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan terhadap hasil penelitian ini adalah:

  1. Sebagai informasi bagi para tenaga pengajar IPA khususnya dan tenaga pengajar umumnya tentang bagaimana efektifitas metode penggunaan metode pemberian tugas.
  2. Diharapkan dijadikan dasar pemikiran dalam pengambilan keputusan guru dalam memilih metode yang tepat dalam kegiatan pengajaran.
  3. Sebagai bahan informasi yang nyata bagi guru terhadap kondisi pengajaran dengan metode pemberian tugas bagi siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo.
  4. E. Hipotesis

Berdasar dari uraian latar belakang dan penelusuran literatur yang dilakukan penulis sebelumnya, maka dapat ditarik suatu hipotesis bahwa diduga metode pemberian tugas setiap akhir pertemuan terhadap hasil belajar IPA siswa Kelas VI SD Sariyoso Wonosobo dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa (efektif).

  1. F. Variabel dan Definisi Operasional
  1. Variabel Penelitian

Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu metode pemberian tugas sebagai variabel bebas dan prestasi belajar IPA siswa sebagai variabel tergantung.

  1. Definisi Operasional

Untuk mengarahkan peneliti pengambilan data maka perlu adanya batasan operasional dalam penelitian, yakni :

a)    Metode pemberian tugas; yang dimaksudkan di sini adalah memberikan tugas-tugas kepada siswa pada saat dan setelah selesai pengajaran untuk dikerjakan di rumah secara berkelompok dan atau mandiri.

b)   Prestasi belajar siswa adalah nilai yang diperoleh siswa dilakukan test terhadap materi tertentu.

G. Metode Penelitian

  1. Jenis Penelitian

Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimental, dimana dalam pelaksanaannya terdapat kelompok perlakuan (pengajaran dengan pemberian tugas) dan kelompok kontrol atau perbandingan (pengajaran tanpa tugas).

2.   Desain Penelitian

Untuk mengetahui pengaruh variabel penelitian, penelitian ini didesain seperti berikut:

X0                          K0

R

X1                          K1

Dimana R adalah sampel penelitian, X0 adalah kelompok kontrol, XI adalah kelompok perlakuan, K0 adalah hasil pada kelompok kontrol, dan KI adalah hasil pada kelompok perlakuan.

3.   Populasi dan sampel Penelitian

a.  Populasi Penelitian

Populasi penelitian adalah keseluruhan siswa kelas VI SD Sariyoso Wonosobo Tahun pelajaran 2009/2010 dan para guru.

b.  Sampel Penelitian

Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas VI yakni 30 siswa dan guru yang mengajar pada kelas V, yakni wali kelas, guru agama, guru penjaskes dan guru Bahasa Inggris.

4.   Teknik Pengumpulan Data

Data yang terkumpul dalam penelitian ini berupa data prestasi belajar IPA siswa yang terambil dengan tahapan kerja sebagai berikut:

  1. Persiapan. Pada tahap ini mempersiapkan tugas yang akan dikerjakan siswa (menulis tugas-tugas).
  2. Pelaksanaan. Pada tahap ini, dilakukan /diberikan tugas, selanjutnya mereka kumpul setelah dikerjakan.
  3. Skoring (data). Yang dilakukan adalah memeriksa tugas-tugas yang dikerjakan siswa dan memberikan skor.

5.   Teknik Analisis Data

Data yang terkumpul sebelum dianalisis terlebih dahulu dilakukan pengolahan data dengan menggunakan deskripsi yang dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana gambaran hasil penelitian. Setelah itu dilakukan analisis dengan teknik statistik infrensial untuk mengatasi pengaruh metode pemberian tugas (efektif atau tidak), statistik yang dimaksud adalah uji-t.

H. Rencana dan Prosedur Penelitian

  1. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan di SD Sariyoso Wonosobo

  1. Subjek Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada kelas VI dengan jumlah murid secara keseluruhan 30 orang. Sedangkan alat dan bahan yang digunakan adalah seperangkat daftar kehadiran siswa aktif, daftar nilai, dan dokumentasi wali kelas VI lainnya.

  1. Prosedur Penelitian
  1. Menentukan variable penelitian

Variabel yang menjadi pokok utama dalam PTK adalah peningkatan keterampilan atau keaktifan siswa dalam mengaplikasikan hasil pembelajaran IPA

  1. Pelaksanaan

Setelah diadakan persiapan selanjutnya diadakan penelitian yaitu melaksanakan penilaian dalam kegiatan pembelajaran. Adapun acuan pelaksanaannya dengan menggunakan scenario yang sudah direncanakan terlebih dahulu.

1 Komentar (+add yours?)

  1. SD BUMIRESO
    Mar 16, 2010 @ 09:59:31

    oce

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: